Pendorong Perkembangan Ekonomi di Indonesia

UMKM Mekari, Salah Satu Pendorong Paling besar Perkembangan Ekonomi di Indonesia, Walau Banyak Kendala

Kedatangan beberapa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah sisi penting dalam ekonomi Indonesia dan salah satunya pendorong Perkembangan Ekonomi di Indonesia.

Kritis moneter yang menerpa Indonesia tahun 1998 telah menunjukkan jika usaha kecil dan menengah malah yang bertahan saat beberapa perusahaan raksasa rontok.

Pendorong Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Karena itu, kemampuan usaha kecil dan menengah ini jangan dilihat mata sebelah. Pengembangan dan peningkatan harus mengarah usaha-usaha UMKM.

Diantaranya dapat dilaksanakan lewat digital pemasaran di media sosial. Facebook Indonesia sendiri mengetahui benar pentingnya edukasi yang dikasih ke aktor usaha supaya mereka dapat sukses jadi wiraswastawan digital yang sukses. Hal tersebut tersingkap dalam temu jurnalis Facebook Indonesia, Selasa (21/8) di Jakarta.

Baca Juga: Televisi 88 Inch Memberikan dukungan 8K

  1. UMKM sebagai pendorong paling besar perkembangan ekonomi

Aktor dalam Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ialah satu satu pendorong paling besar perkembangan ekonomi di Indonesia. Disamping itu, mereka sebagai renyut jantung dari ada Facebook di Indonesia.

  1. Loyalitas Facebook Indonesia menggerakkan UMKM

Besarnya kekuatan perkembangan ekonomi yang dibuat UMKM itu diakui Facebook Indonesia. Itu penyebabnya, mereka memiliki komitmen menggerakkan majunya UMKM di Indonesia. Bermacam produk dan jalan keluar juga dilaksanakan supaya beberapa aktor usaha dapat meningkatkan usahanya.

  1. Mencapai 15 ribu UMKM di Indonesia

Facebook Indonesia akui sudah mencapai sekitar 15 ribu UMKM di Indonesia. Mereka dikasih edukasi dan pelatihan bagaimana memakai sosial media, terutamanya Facebook untuk pasarkan produk mereka. Facebook Indonesia konsentrasi dalam peningkatan ketrampilan digital ke beberapa aktor UMKM.

“Di Indonesia, beberapa program Facebook yang direncanakan khusus untuk menolong tingkatkan ketrampilan digital aktor UMKM, seperti Boost Your Business dan #SheMeansBusiness,” begitu info Facebook Indonesia.

Portblue Shoes dan Jilbab Wanita Elok adalah dua contoh UMKM lokal yang sudah sukses mengoptimalkan pemakaian feature Facebook atau Instagram untuk lebih jauh meningkatkan usaha mereka.

Nah, kamu tertarik meningkatkan usahamu?

Mekari Dorong Digitalisasi UMKM dengan Software Peningkatan Modern

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan yang besar pada perubahan ekonomi Indonesia. Agar bisa berkompetisi di zaman Industri 4.0, penting untuk beberapa aktor usaha itu untuk lakukan digitalisasi.

Mencuplik data dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), jumlah UMKM di Indonesia sudah sentuh angka 59,2 juta unit usaha. Tetapi cuman 6,5 juta saja yang telah manfaatkan basis digital untuk berkembang. Pemerintahan menarget supaya tahun ini UMKM yang go digital bisa tembus angka 8 juta unit.

Perusahaan tehnologi Mekari datang untuk memudahkan usaha itu. Mekari ingin menggerakkan UMKM Indonesia makin maju dengan kontribusi tehnologi digital dengan mendatangkan software peningkatan. Di bawah ini penuturannya.

  1. UMKM ialah usaha yang berkembang cepat tapi mempunyai beberapa persoalan

UMKM sedang berkembang dengan cepat, tapi ini dituruti juga dengan resiko ketidakberhasilan yang lumayan besar. Ini disebabkan karena beberapa permasalahan yang dari intern pengendalian usaha.

Menurut study Jessie Hargen dari U.S Bank, 82 % usaha tidak berhasil sebab manajemen usaha yang jelek. Angka itu mencakup jeleknya pengendalian keuangan, rencana usaha, dan pendanaan.

  1. Mekari konsentrasi untuk menggerakkan digitalisasi UMKM

Harus harus ke situ sebab mode usaha telah berpindah menuju digital,” kata Pemasaran Officer Mekari, Rivan Siswoyo saat terlibat perbincangan dengan media, Senin (15/7/2019).

Hasil survey Frost dan Sullivan dari business.com memperlihatkan jika implementasi tehnologi digital bisa menolong tingkatkan keproduktifan perusahaan sejumlah 400 %. Ini sebab pemilik usaha akan dipermudahkan dalam lakukan manajemen usaha, khususnya pada sektor keuangan. Mekari menyaksikan jika ini ialah peluang untuk memperkenalkan mode pengendalian usaha secara digital pada pemilik usaha di Indonesia.

  1. Mekari tawarkan empat Software-as-a-Service (SaaS) untuk pemakainya

UMKM Mekari dibuat dari 4 perusahaan rintisan yang telah terlebih dahulu bekerja, yaitu Jurnal, Bakat, Sleekr, dan Klikpajak. Keempatnya memilih untuk bekerja bersama dan membuat satu induk perusahaan berbasiskan komputasi awan (cloud).

Jurnal ialah software pembukuan yang tangani sektor akuntansi, pembayaran, pengerjaan laporan pajak, dan mempermudah perusahaan untuk berintegrasi dengan bank. Terpadu dengan Jurnal, Klikpajak akan menolong UMKM mengurus pajak berbasiskan online.

Sesaat Sleekr adalah basis yang mempermudah pebisnis mengurus sumber daya manusianya. Hampir serupa dengan Sleekr, Bakat ialah software HR yang lebih kompleks.

  1. Untuk nikmati service Mekari, pemilik usaha harus bayar ongkos operasional

Untuk abonemen service Mekari, pemilik usaha UMKM harus keluarkan dana yang dibayar /bulan. Pada Jurnal, biaya dibanderol dimulai dari Rp200 ribu /bulannya. Dengan abonemen software itu, pebisnis akan memperoleh service Klikpajak dengan gratis.

Sesaat ongkos untuk abonemen Sleekr dan Bakat dimulai dari Rp20 ribu per pegawai yang diatasi. Perbedaannya, Sleekr bisa dipakai untuk perusahaan kecil minimum 10 orang. Sedang Bakat pas untuk perusahaan yang telah mempunyai lebih dari 500 pegawai.

Bila ingin abonemen, pemilik usaha UMKM dapat konsultasi lebih dahulu dengan Mekari berkenaan paket yang mana akan diambil. Tidak harus ambil keempatnya, Mekari melepaskan pebisnis untuk pilih service seperti keperluan.

  1. Mekari lagi usaha untuk meningkatkan servicenya untuk hari esok UMKM Indonesia

Sampai sekarang ini, client Mekari banyak terkonsentrasi di Jakarta dan beberapa kota besar yang lain. Terdaftar sampai sekarang ini telah ada seputar 60.000 pemakai service itu. Tetapi mereka ingin lagi meningkatkan basis itu supaya tingkat digitalisasi UMKM makin bertambah.

Banyak UMKM Terhalang, Biznis.id Luncurkan Kelas Digital

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) berpotensi untuk menolong tingkatkan ekonomi Indonesia, ingat jumlah UMKM Indonesia banyak sekali. Berdasar data dari Kementerian Koperasi UKM pada 2018, jumlah UMKM capai lebih dari 64,2 juta, atau 99,99 % dari jumlahnya aktor usaha di Indonesia.

Founder Biznis.id Budi Satria Isman memandang kekuatan UMKM di Indonesia potensial, khususnya disaksikan dari banyaknya yang besar sekali. Disamping itu, daya serap tenaga kerja UMKM ialah sekitar 117 juta karyawan atau 97 % dari daya serap tenaga kerja dunia usaha,.

Menyaksikan data itu, UMKM benar-benar dapat berperan untuk perkembangan Indonesia,” dalam launching ke IDN Times, Kamis (28/1/2021).

  1. Rintangan UMKM untuk berkembang

Akan tetapi, Budi menjelaskan jika dari banyaknya UMKM itu, cukup banyak antara mereka yang tidak dapat berkembang jadi lebih besar. Hal tersebut sebab UMKM Indonesia mempunyai banyak rintangan, dimulai dari minimnya modal sampai tidak ada pengetahuan masalah usaha.

Mengetahui ini, Budi mengeluarkan Biznis.id, sebuah basis yang bisa memberi tuntunan berkenaan pembangunan dan peningkatan usaha untuk beberapa UMKM.

Menurut Budi, Biznis.id dibuat dengan arah supaya UMKM di Indonesia lebih memiliki daya dan andal hingga mempunyai kesempatan untuk berkembang dan mempunyai usaha yang keuntunganable dan sustainable.

  1. Beberapa hal yang dibutuhkan usaha agar bisa berkembang

Budi selanjutnya menjelaskan ada enam hal khusus yang perlu dipunyai usaha supaya bisa berkembang. Diantaranya ialah kekuatan usaha yang oke. Karena itu, menurut dia, aktor UMKM yang akan mengawali atau meningkatkan usaha perlu pahami beberapa hal.

Banyak hal yang penting diingat itu ialah business skills, pengetahuan pada pasar, pendanaan, pemakaian tehnologi, pengetahuan pada keuangan, validitas dan peningkatan jaringan/networking.

Keinginannya, UMKM di Indonesia mempunyai business kemampuan yang bagus hingga bisa berkembang dan mempunyai usaha yang keuntunganable dan sustainable,” sambungnya.

  1. Biznis.id ajak UMKM Indonesia mempertajam kekuatan

Searah dengan Budi, Baskorohadi Sukatmo yang ialah Founder Biznis.id menjelaskan, Biznis.id menyengaja dibuat untuk menolong beberapa pelaku bisnis mendapatkan pengetahuan mengenai usaha secara digital. Basis mereka memberi tuntunan berkenaan pembangunan dan peningkatan usaha yang dikatakan oleh beberapa tutor yang disebut pegiat eksper dan terpenting di bagian usaha.

Understanding Financial Report, Smart Interviu, Coaching Skills. Penyeluncuran kelas baru terus akan bersambung untuk perkuat pengetahuan esensial usaha dan lengkapi detil skills beberapa pengusaha.”